Berita Utama

Gula Kristal "Gendismas" desa Petarangan

Dilihat : 385 Kali, Updated: Jumat, 01 Maret 2019
Gula Kristal

Desa Petarangan Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas merupakan sebuah desa yang berada di daerah dataran tinggi dan sebagian besar masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai penderes nira gula kelapa. Melihat adanya Potensi yang ada di Desa Petarangan, Pak Gono salah satu warga di desa tersebut melihatnya sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Berdasarkan pengamatan dan survey yang dilakukannya di beberapa Desa banyak terdapat sentra gula merah namun produksi dan pengolahannya masih terbilang konvensional dan biasa. Sehingga Pak Gono berinisiatif untuk menciptakan Gula Kelapa yang sehat, alami tanpa campuran bahan kimia serta higienis jadi beliau berinovasi untuk membuat Gula Kristal.

Pada Februari 2009 Pak Gono mencoba membuat Gula Kristal dengan dibantu oleh 2 orang tetangganya. Nira kelapa dicoba dikristalkan dan dikeringkan dengan cara dijemur lalu di packing menggunakan plastik yang dibakar cara pengemasannya. Setelah itu gula di pasarkan di lingkungan sekitar dan mulai dipamerkan di berbagai event. Setelah mendapat respon yang positif Pak Gono mengajak para penderes nira untuk membuat kelompok tani yang dibina oleh Dinas terkait. Tujuan didirikannya kelompok tani penderes nira adalah untuk mendorong kemajuan sektor industri gula kelapa sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Banyumas. Pada awalnya Gapoktan tersebut terdiri dari 20 orang kemudian bertambah menjadi 30 orang sampai dengan 70 orang.

Saat penyakit gula yang diakibatkan oleh gula pasir banyak menjangkit masyarakat, Produk Gula Kristal Pak Gono melakukan uji lab dan sertifikasi BPOM untuk pengecekan komposisi dll. Setelah lulus sertifikasi dan uji BPOM, Pak Gono mengikuti pameran di Solo Padan, Temanggung dan diajak bekerjasama oleh pemborong asal Singapore namun gagal karena Produksi Gula Kristal Pak Gono belum memenuhi kuota yang diminta yaitu10 ton. Setelah itu Pak Gono Kembali memasarkan gula kristalnya dengan cara diecer dan memasukkannya ke toko-toko retail seperti Moro dan Rita.

Tahun 2010 eksportir Gula Kristal datang dari berbagai wilayah seperti Jogja, Purbalingga dan Purwokerto untuk mengajak kerjasama. Akhirnya pak Gono berkerjasama dengan CV INAGRO JINAWI Purwokerto dan berkelanjutan sampai saat ini dan berhasil mengekspor produksi gula kristalnya sampai ke Belanda dan Amerika.

Menurut pak Gono prospek usaha gula kristal sangat baik kedepannya terbukti dari tahun 2010-2018 permintaan selalu meningkat dan sedikitnya kompetitor yang bergerak di bidang usaha ini. Sampai saat ini Pak Gono berhasil memperkerjakan 25 orang karyawan.

 

Komentar